Analisis Metabolit Teraktif, Penambatan Molekul, dan Prediksi Toksisitas dari Fraksi Etil Asetat Daun Namnam (Cynometra cauliflora L.) sebagai Antielastase
Penuaan kulit merupakan proses degeneratif yang ditandai menurunnya elastisitas jaringan kulit akibat degradasi serat elastin oleh enzim elastase. Aktivitas enzim elastase berlebihan mempercepat terbentuknya kerutan dan penurunan elastisitas kulit. Oleh karena itu, diperlukan senyawa inhibitor elastase yang berpotensi sebagai agen antiaging. Tanaman Cynometra cauliflora (namnam) diketahui mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil metabolit fraksi etil asetat daun namnam menggunakan LC-HRMS serta memprediksi potensinya sebagai inhibitor enzim Human Neutrophil Elastase melalui pendekatan molecular docking dan prediksi toksisitas kulit secara in silico. Analisis metabolit dilakukan secara metabolomik non-targeted menggunakan LC-HRMS. Senyawa yang teridentifikasi kemudian dipilih berdasarkan golongan flavonoid untuk dilakukan optimasi geometri dan penambatan molekul menggunakan perangkat lunak AutoDock. Prediksi toksisitas kulit dilakukan menggunakan platform pkCSM dengan parameter skin sensitization. Hasil analisis LC-HRMS menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun namnam mengandung 340 senyawa, dengan 198 di antaranya merupakan metabolit sekunder yang didominasi oleh flavonoid. Hasil molecular docking menunjukkan bahwa senyawa dihydrocordoin memiliki afinitas terbaik terhadap enzim elastase dengan nilai energi ikatan bebas (ăÎGă_bind) â8,45 kkal/mol. Sementara itu, senyawa nobiletin menunjukkan interaksi ikatan yang paling stabil dengan residu Serin-195, Aspartat-102, dan Histidin-57 pada sisi aktif enzim elastase. Prediksi toksisitas menunjukkan bahwa senyawa flavonoid tersebut tidak berpotensi menimbulkan skin sensitization. Senyawa dihydrocordoin dan nobiletin berpotensi dikembangkan sebagai kandidat inhibitor elastase, meskipun diperlukan penelitian lanjutan secara in vitro dan in vivo untuk mengonfirmasi aktivitas biologisnya.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605190026
Keyword
Antielastase C. cauliflora In silico Metabolomik