Analisis Propagasi Gelombang Magnetohidrodinamika
di Korona Matahari dan Pengaruhnya terhadap Angin Matahari
Korona Matahari merupakan lapisan terluar Matahari dengan suhu jutaan kelvin yang
berperan penting dalam pembentukan angin Matahari. Penelitian ini menganalisis
propagasi gelombang magnetohidrodinamika (MHD) transversal di korona melalui
simulasi numerik dua dimensi (2D) dan perbandingan dengan data observasi. Hasil
simulasi menunjukkan bahwa gelombang yang terbentuk bersifat Alfvénik dominan
dengan periode utama sekitar 360, 600, dan 900 detik serta kecepatan fase rata-rata
sekitar 4,0 × 103 km/s, disertai korelasi linier negatif yang sangat kuat ( −0,99) antara
fluktuasi kecepatan plasma dan medan magnet. Analisis dan perbandingan dengan data
Parker Solar Probe (1–3 Januari 2024) menunjukkan bahwa angin Matahari memiliki
karakter super-Alfvénik dengan kecepatan plasma 240–380 km/s dan menampilkan
korelasi negatif kuat ( −0,82) antara kecepatan dan medan magnet, dengan tanda
dan pola hubungan v–B yang sejalan dengan hasil simulasi. Temuan ini mendukung
bahwa gelombang Alfvén di korona dapat mempertahankan karakter dinamis yang
selaras dengan fluktuasi magnetik angin Matahari, sehingga memperkuat pemahaman
tentang perannya dalam pembentukan struktur angin Matahari dan cuaca antariksa.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605190021
Keyword
gelombang Alfvén magnetohidrodinamika korona Matahari angin Matahari simulasi numerik 2D