(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perancangan Community Center dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual di Pringsewu


Kabupaten Pringsewu dikenal dengan julukan “seribu bambu” yang menggambarkan potensi sumber daya lokal di wilayah tersebut. Bambu yang memiliki keterkaitan yang erat dengan pringsewu menjadi bagian yang penting dalam kehidupan masyarakat, tercermin dari subsektor kriya yang mendominasi ekonomi kreatif di pringsewu dengan kontribusi sebesar 49.56% yang mana kerajinan bambu termasuk didalamnya. Namun potensi ini belum sepenuhnya diimbangi dengan upaya penguatan identitas bambu sebagai karakter utama Kabupaten Pringsewu. Oleh karena itu, Perancangan Community Center dibuat untuk mengangkat kembali bambu yang tidak hanya sebagai bagian dari komoditas ekonomi, tetapi juga sebagai elemen yang menyatukan hubungan masyarakat dengan identitas lokalnya. Metode perancangan meliputi studi literatur, studi preseden, analisis kebutuhan ruang, analisis tapak, serta penerapan konsep desain yang mengintegrasikan elemen lokal, baik secara bentuk, simbolis, atau penggunaan materialnya. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan adalah arsitektur kontekstual dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, budaya lokal, serta karakteristik masyarakat setempat. Melalui pendekatan arsitektur kontekstual, penerapan desain dapat mengitegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam bentuk, material, dan fungsi ruang, sehingga mampu menciptakan wadah yang mendukung kegiatan edukatif, kreatif, dan sosial. Hasil perancangan diharapkan menghasilkan desain yang responsif terhadap lingkungan dan dapat memperkuat identitas pringsewu yang erat kaitannya dengan bambu.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605180061

Keyword
Arsitektur Kontekstual