(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Studi Kasus Curah Hujan Lebat di Dk Jakarta Menggunakan Model Weather Research and Forecasting (WRF) Periode 23 – 25 Februari 2020


DK Jakarta merupakan wilayah yang rentan terhadap kejadian hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir. Salah satu kejadian hujan ekstrem terjadi pada 23 – 25 Februari 2020 dengan intensitas mencapai 278 mm/hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja model Weather Research and Forecasting (WRF) dalam mensimulasikan kejadian hujan ekstrem serta menganalisis kondisi atmosfer yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan model WRF dengan dua domain bersarang (9 km dan 3 km) serta sembilan kombinasi skema parameterisasi. Verifikasi dilakukan menggunakan data observasi Ogimet, serta data satelit Himawari-8 dan GSMaP. Evaluasi model dilakukan menggunakan metode statistik (korelasi, RMSE, MAE, PBIAS) dan tabel kontingensi (POD, CSI, FAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model WRF memiliki kinerja yang baik dalam mensimulasikan suhu dan kelembapan (r = 0,6 – 0,9), namun kurang akurat dalam mensimulasikan curah hujan (r = 0,2 – 0,4). Dalam mendeteksi kejadian hujan, member 1, 3, dan 7 menunjukkan kinerja terbaik dengan nilai POD hingga 83%. Analisis atmosfer menunjukkan bahwa kejadian hujan ekstrem dipengaruhi oleh kondisi atmosfer tidak stabil yang ditandai dengan nilai CAPE moderat (~1674 J/kg) dan penurunan PBLH. Secara spasial, member 1 dan 3 mampu merepresentasikan distribusi hujan yang sesuai dengan citra satelit, meskipun masih terdapat ketidaksesuaian dalam intensitas pada member 7. Penelitian ini menunjukkan bahwa model WRF memiliki kemampuan yang baik dalam merepresentasikan kondisi atmosfer, namun masih memiliki keterbatasan dalam mensimulasikan curah hujan ekstrem di wilayah tropis.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605180042

Keyword
Curah Hujan WRF DK Jakarta Himawari-8 Ogimet