(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Penambatan Molekul Beberapa Senyawa Flavonoid Terhadap Protein Bcl-2 Melalui Modifikasi Struktur Sebagai Antikanker Serviks Secara In Silico


Kanker serviks merupakan penyakit yang berkaitan dengan infeksi persisten Human Papillomavirus (HPV), serta gangguan apoptosis melalui peningkatan ekspresi protein B cell lymphoma-2 (Bcl-2). Protein ini menjadi target terapi potensial, namun penggunaan inhibitor seperti venetoclax memiliki keterbatasan akibat resistensi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi interaksi flavonoid terhadap Bcl-2 dan pengaruh substitusi iodium terhadap afinitas pengikatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan in silico melalui penambatan molekul menggunakan protein target Bcl-2 (PDB ID: 6O0K) yang diunduh dari RCSB PDB. Senyawa flavonoid yang diuji meliputi amentoflavon, vitexin, kurarinone, kaempferol, dan hinokiflavon beserta turunannya hasil substitusi iodium. Hasil menunjukkan bahwa seluruh ligan mampu berinteraksi pada situs aktif protein Bcl-2. Amentoflavon sebagai senyawa awal memiliki afinitas terbaik (energi ikatan bebas −7,92 kkal/mol), namun masih lebih rendah dibandingkan venetoclax (−14,69 kkal/mol). Substitusi iodium umumnya menurunkan energi ikatan bebas sehingga meningkatkan afinitas pengikatan, dengan AF-6 sebagai senyawa paling potensial (−9,23 kkal/mol). Secara umum substitusi iodium tidak meningkatkan persentase kemiripan interaksi residu, namun pada amentoflavon terjadi peningkatan setelah modifikasi (AF-6). Sehingga disimpulkan substitusi iodium berpotensi meningkatkan afinitas pengikatan flavonoid terhadap protein Bcl-2 serta membuka peluang pengembangan sebagai agen radiofarmaka berlabel iodium-131 sebagai kandidat terapi antikanker serviks.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605180023

Keyword
Kanker serviks Bcl-2 Flavonoid Iodium-131 Penambatan molekul