(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Hubungan Potensi Bahaya Kekeringan Terhadap Hotspot dan Mitigasi Karhutla Berbasis Penataan Ruang di Kab. Rokan Hilir


View/Open

Author
SHIRIN, EBADI S.

Date Published
20 Apr 2026

Advisor
Dr. Adnin Musadri Asbi, S.Hut., M.Sc.,

Subject
Perencanaan Wilayah dan Kota

Publisher


Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan bencana ekologis tahunan yang signifikan di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir yang memiliki ekosistem gambut rentan, terutama saat fenomena El Niño memicu kekeringan ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kekeringan, menganalisis sebaran titik panas (hotspot), serta menentukan keterkaitan antara keduanya guna merumuskan strategi mitigasi berbasis penataan ruang di Kabupaten Rokan Hilir. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif berbasis analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Identifikasi kekeringan dilakukan menggunakan algoritma Normalized Difference Drought Index (NDDI) yang mengombinasikan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Normalized Difference Water Index (NDWI) dari citra satelit Landsat 8 periode 2016–2025. Sebaran hotspot dianalisis menggunakan data satelit MODIS, sedangkan hubungan antara tingkat kekeringan dan jumlah hotspot diuji dengan korelasi statistik Spearman’s Rho. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) juga digunakan untuk menentukan prioritas mitigasi kebakaran. Hasil analisis spasial NDDI menunjukkan Kabupaten Rokan Hilir secara konsisten didominasi oleh kategori kekeringan berat. Puncak sebaran hotspot tertinggi terjadi pada tahun 2019 (saat fenomena El Niño) dengan total 1.177 titik. Uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara peningkatan kekeringan dan jumlah hotspot dengan nilai korelasi sebesar 0,952. Berdasarkan analisis AHP (Consistency Ratio = 0,04), strategi mitigasi yang menjadi prioritas utama adalah upaya pemadaman api berupa pembuatan embung dengan bobot tertinggi sebesar 0,210.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605170001

Keyword
NDDI Kebakaran hutan dan lahan Hotspot Mitigasi Kabupaten Rokan Hilir