UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KOMBINASI BUNGA MARIGOLD (Tagetes erecta L) DAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP BAKTERI Cutibacterium acnes DAN Staphylococcus aureus
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KOMBINASI BUNGA MARIGOLD (Tagetes erecta L) DAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) TERHADAP BAKTERI
Cutibacterium acnes DAN Staphylococcus aureus
DIYANA (121270016)
Pembimbing:
Indarto S.Si.,M.Sc
Aditya Ayuwulanda S.Pd.,M.Si
ABSTRAK
Jerawat merupakan penyakit kulit akibat peradangan dan penyumbatan pori yang banyak terjadi pada usia 12–25 tahun. Bunga marigold (Tagetes erecta L) dan daun sirih hijau (Piper betle L) mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder serta mengevaluasi aktivitas antibakteri kombinasi kedua ekstrak terhadap Cutibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ultrasound Assisted Extraction (UAE) dengan etanol 96%, menghasilkan rendemen 34,669% (Bunga Marigold) dan 32,400% (Daun Sirih Hijau). Uji fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, dan steroid pada kedua ekstrak. Uji antibakteri menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak pada S1, S2, dan S3 menghasilkan zona hambat terhadap Cutibacterium acnes sebesar 3,15 ± 0,21 mm; 6,25 ± 2,47 mm; dan 3,6 ± 0,2 mm, serta terhadap Staphylococcus aureus masing-masing sebesar 8,175 ± 3,721 mm; 8,95 ± 4,38 mm; dan 11,375 ± 0,388 mm. Nilai ini lebih kecil dibandingkan ekstrak tunggal, menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak belum memberikan efek sinergis dalam menghambat kedua bakteri uji.
Kata kunci: jerawat, marigold, daun sirih hijau, antibakteri, Cutibacterium acnes, Staphylococcus aureus.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605130023
Keyword
jerawat marigold daun sirih hijau antibakteri cutibacterium acnes staphylococcus aureus