(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perbandingan Metode Lot-For-Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), Dan Periodic Order Quantity (POQ) Berdasarkan Data Historis Serta Penerapan Metode Optimal Pada Hasil Prediksi Permintaan Menggunakan Single Exponential Smoothing


Pengelolaan persediaan obat yang kurang optimal berpotensi meningkatkan total biaya operasional apotek. Ketidaktepatan dalam menentukan jumlah serta waktu pemesanan dapat menimbulkan kelebihan maupun kekurangan persediaan, yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya biaya penyimpanan dan biaya pemesanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap metode Lot-For-Lot (LFL), Economic Order Quantity (EOQ), dan Periodic Order Quantity (POQ) dalam meminimalkan total biaya persediaan obat, serta menerapkan Single Exponential Smoothing (SES) untuk perencanaan periode berikutnya. Data yang digunakan adalah penjualan sepuluh jenis obat periode Desember 2024 – November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode POQ menghasilkan total biaya persediaan terendah. Dibandingkan POQ, metode LFL memiliki rata-rata biaya 43,34% lebih tinggi, sedangkan EOQ 3,16% lebih tinggi. Penerapan SES menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 2,39%–10,66% yang termasuk kategori sangat baik hingga baik. Dengan demikian, metode POQ merupakan metode paling optimal dalam meminimalkan total biaya persediaan, baik berdasarkan data aktual maupun hasil prediksi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605130013

Keyword
persediaan obat LFL POQ SES MAPE