Efektivitas Intervensi Pemberian Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Penggunaan Antibiotik Yang Benar Pada Konsumen Apotek Di Kota Bandar Lampung
Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang tidak tepat disebabkan oleh praktik penggunaan tanpa resep, kesalahan indikasi serta ketidaksesuaian durasi, sehingga berperan terhadap meningkatnya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian leaflet dalam meningkatkan
pengetahuan konsumen apotek tentang penggunaan antibiotik yang benar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan rancangan satu kelompok pretest-posttest tanpa kelompok kontrol untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Pengukuran posttest dilakukan 24 jam setelah intervensi
untuk memberikan waktu proses pemahaman informasi. Penelitian dilaksanakan pada konsumen apotek di Kota Bandar Lampung yang mencakup empat kecamatan, yaitu Tanjung Senang, Way Halim, Sukabumi, dan Kemiling. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen
kuesioner yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan sebelum intervensi didominasi kategori kurang (72%), cukup (24%) dan baik (4%), sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi baik (74%), cukup (18%) dan kurang (8%). Terjadi peningkatan rata-rata persentase jawaban tepat dari 36,7% pada pretest menjadi 79,2% pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05) yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa setelah intervensi leaflet, terjadi peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605130001
Keyword
Antibiotik Leaflet Pengetahuan Edukasi Kesehatan Resistensi Antibiotik