(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Optimasi Formula Suspensi Fitosom Oral Ekstrak Alga Hijau (Spirulina platensis) Menggunakan Metode Box-Behnken Design


Spirulina platensis memiliki potensi untuk pencegahan DMT2, namun memiliki kelemahan karakteristik fisikokimia yaitu bioavailabilitas dilihat dari permeabilitasnya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem penghantaran obat melalui suspensi fitosom ekstrak Spirulina platensis untuk meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas zat aktif. Penelitian ini menggunakan metode Box-Behnken Design untuk optimasi formula dengan 3 variabel bebas yaitu rasio fosfatidilkolin terhadap ekstrak, suhu pembuatan, dan waktu pembuatan. Formula optimum didapatkan sebesar 1:1 dengan dengan uji karakterisasi meliputi efisiensi penjerapan. ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, dan TEM. Hasil karakterisasi menunjukkan efisiensi penjerapan 91,21% ; ukuran partikel 316,17 ± 9,65 nm ; indeks polidispersitas 0,536 ± 0,21 ; zeta potensial -14,3 ± 0,05 ; TEM berbentuk (spheris) dan memiliki permukaan yang halus. Evaluasi pada sediaan suspensi akhir menunjukkan bahwa penambahan fitosom 5% (F1) secara signifikan memengaruhi nilai pH awal (p= 0,046) dibandingkan formula kontrol (F0). Hasil uji mengalami penurunan nilai viskositas dan bobot jenis selama penyimpanan, hasil uji statistik membuktikan perubahan tersebut tidak signifikan secara nyata menunjukkan stabilitas fisik yang baik. Pengamatan visual menunjukkan tidak adanya endapan atau caking pada formula hingga akhir siklus pengujian yang menunjukkan bahwa formula suspensi fitosom memiliki respon dan stabilitas fisik yang baik serta memenuhi persyaratan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605110027

Keyword
Spirulina platensis Fitosom Suspensi Stabilitas Fisik Box-Behnken Design