PERHITUNGAN ESTIMASI SUMBERDAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING PADA CEKUNGAN MUARA ENIM, KECAMATAN RAWAS ILIR, KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA, SUMATERA SELATAN
Batubara merupakan salah satu sumber energi utama di Indonesia sehingga diperlukan perhitungan sumber daya yang akurat untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana karakteristik sebaran ketebalan dan estimasi sumber daya batubara Seam 60 dan Seam 40A di Cekungan Muara Enim, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, serta bagaimana pengaruh korelasi spasial data terhadap hasil estimasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis geostatistik menggunakan Ordinary Kriging, dengan tahapan meliputi analisis statistik deskriptif, pembuatan dan fitting variogram, serta interpolasi spasial ketebalan batubara. Data yang digunakan terdiri atas 39 lubang bor yang mencakup dua seam utama, yaitu Seam 60 dan Seam 40A, dengan pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak SGeMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan batubara pada kedua seam memiliki variasi spasial yang dipengaruhi oleh kontinuitas lateral lapisan dan kondisi geologi setempat. Seam 40A menunjukkan kontinuitas yang relatif baik pada arah tertentu, sedangkan Seam 60 memperlihatkan variasi ketebalan yang lebih tinggi pada beberapa zona. Pola sebaran hasil kriging memperlihatkan zona penebalan dan penipisan batubara yang dapat diinterpretasikan sebagai hasil dari perbedaan lingkungan pengendapan dan pengaruh struktur geologi. Berdasarkan hasil tersebut, metode Ordinary Kriging dinilai mampu merepresentasikan distribusi ketebalan batubara secara spasial dan memberikan estimasi sumber daya yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi potensi batubara serta perencanaan eksplorasi dan penambangan selanjutnya.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605090006
Keyword
Batubara, Cekungan Muara Enim, Estimasi Sumber Day