(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS KERENTANAN BANGUNAN PERMUKIMAN TERHADAP ISU GEMPA MEGATHRUST BERPOTENSI TSUNAMI DI PESISIR KOTA BANDAR LAMPUNG


Indonesia berada pada pertemuan lempeng tektonik aktif yang berpotensi memicu gempa megathrust dan tsunami, termasuk di wilayah pesisir Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kerentanan dan nilai exposure bangunan permukiman terhadap skenario tsunami akibat gempa megathrust. Pemodelan tsunami mengacu pada penelitian terdahulu dengan skenario gempa berkekuatan M 8,7 dan tinggi gelombang 6 meter. Data bangunan diperoleh melalui digitasi citra ortofoto resolusi tinggi dan pengamatan visual menggunakan Google Street View, kemudian diklasifikasikan berdasarkan taksonomi Global Earthquake Model (GEM). Analisis kerentanan dilakukan berdasarkan karakteristik struktur bangunan, sedangkan nilai exposure dihitung menggunakan Standar Harga Satuan Tertinggi (SHST) berdasarkan luas bangunan dan jumlah lantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan dengan struktur Wood (W) dan Masonry Confined (MCF) mendominasi zona genangan dan memiliki potensi kerentanan lebih tinggi dibandingkan Concrete Reinforced (CR) dan Steel (S). Hasil perhitungan menunjukkan sebanyak 6.200 bangunan berpotensi berada pada tingkat kerentanan tinggi, 3.172 bangunan pada tingkat kerentanan sedang, dan 572 bangunan pada tingkat kerentanan rendah. Total nilai exposure bangunan permukiman yang berada pada zona genangan tsunami mencapai Rp 4.723.253.141.348, dengan nilai terbesar berada pada wilayah dengan kepadatan bangunan dan luas genangan yang lebih besar.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605070019

Keyword
GEM Tsunami Bangunan Kerentanan Taksonomi Exposure Google Street View