Pra-Rancangan Pabrik Asam Sulfat Dari Sulfur, Oksigen, dan Air Menggunakan Proses Kontak dengan Kapasitas 350.000 Ton/Tahun
Asam sulfat (H₂SO₄) merupakan senyawa kimia tidak berwarna yang bersifat sangat korosif dan memiliki peranan penting dalam berbagai sektor industri, seperti industri pupuk, bahan kimia, serta pengolahan minyak bumi. Perancangan pabrik asam sulfat dengan kapasitas 350.000 ton per tahun direncanakan berlokasi di kawasan industri Situbondo, Jawa Timur dengan mempertimbangkan kemudahan akses bahan baku dan sarana transportasi. Produksi asam sulfat dilakukan menggunakan proses Kontak dengan bahan baku berupa Sulfur oksigen (O₂), dan air. Reaksi berlangsung secara eksotermis di dalam reaktor fixed-bed multibed yang terdiri atas empat bed. Bed pertama hingga keempat berfungsi mengonversi sulfur dioksida (SO₂) menjadi sulfur trioksida (SO₃). Tahap pemisahan dilakukan menggunakan menara absorpsi untuk meningkatkan penyerapan SO₃ sekaligus menekan emisi gas buang. Sistem utilitas pabrik memanfaatkan air dari Sungai Sampean dengan kebutuhan sebesar 51,95 kg/jam, sedangkan kebutuhan bahan bakar CNG mencapai 67,933 kg/jam. Kebutuhan energi listrik untuk proses produksi, utilitas, dan fasilitas pendukung dioptimalkan agar penggunaan energi lebih efisien. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, pabrik ini memiliki nilai Return on Investment (ROI) sebesar 59,68%, Break-Even Point (BEP) sebesar 25,35%, dan Shutdown Point (SDP) sebesar 9,19%.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605070013
Keyword