GEOLOGI DAN POTENSI GASIFIKASI BATUBARA BAWAH
PERMUKAAN (UNDERGROUND COAL GASIFICATION) PT.
BUKIT ASAM, TANJUNG ENIM, SUMATRA SELATAN
Kebutuhan energi nasional yang meningkat tidak sejalan dengan
penurunan produksi minyak dan gas bumi, sehingga mendorong
pemanfaatan energi alternatif efisien dan berkelanjutan. Salah satunya
batubara merupakan sumber energi utama di Indonesia, khususnya
Cekungan Sumatra Selatan. Teknologi Underground Coal Gasification
(UCG) berpotensi menjadi gas sintetik tanpa penambangan
konvensional. Aspek pemetaan bertujuan untuk mengkaji aspek
geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi. Aspek studi
kasus bertujuan untuk menentukan potensi gasifikasi batubara bawah
permukaan di PT. Bukit Asam, Kabupaten Muara Enim, Provinsi
Sumatra Selatan. Penelitian dilakukan melalui pemetaan geologi skala
1:12500. Hasil pemetaan menunjukkan daerah penelitian terdiri atas
beberapa satuan geomorfologi, yaitu satuan tubuh sungai, perbukitan
struktural, perbukitan vulkanik, dan dataran bergelombang. Stratigrafi
mencakup satuan batulempung, satuan batupasir dan tuf. Data struktur
menunjukkan adanya sesar normal. Sejarah terbentuknya karena
adanya aktivitas tektonik dan endapan vulkanik pada masa Miosen
Akhir–Pliosen Awal dan Plistosen. Aspek studi khusus menggunakan
metode geofisika menggunakan well logging dengan log gamma ray
dan log density. Pembagian Seam terdiri atas Seam A1, Seam A2, Seam
B1, Seam B2, dan Seam C, Peringkat batubara tergolong sub bituminus
hingga bituminus serta didapatkan titik sumur yang berpotensi
dilakukannya gasifikasi batubara bawah permukaan adalah Sumur
TJ01, Sumur TJ07, Sumur TJ22, Sumur TS50, dan Sumur TS68 dengan
seam potensi diantaranya Seam A2, B1, B2, dan C. Korelasi antara
lapangan pemetaan dengan studi kasus UCG yaitu berada dalam satu
formasi muara enim, setrta litologi sedimen yang mendukung
perencanaan pengembangan potensi UCG pada lokasi tersebut.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605050010
Keyword
Pemetaan Litologi Kualitas Gasifikasi batubara bawah permukaan