SINTESIS NANOPARTIKEL EMAS MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT BATANG TUMBUHAN Garcinia macrophylla DAN UJI AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIBAKTERI
Permintaan global terhadap nanopartikel emas (AuNPs) terus meningkat pesat, dengan aplikasi yang luas di bidang optik, elektronik, kedokteran, dan industri kimia, khususnya sebagai agen antibakteri. Akan tetapi, metode sintesis AuNPs secara konvensional berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode sintesis hijau AuNPs menggunakan ekstrak metanol partisi kulit batang tumbuhan Garcinia macrophylla serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya. Karakterisasi AuNPs dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis, FTIR, TEM, PSA, dan zeta potensial. Kondisi optimum sintesis AuNPs diperoleh pada pH 11, rasio HAuCl4 : ekstrak 10:20 (v/v), konsentrasi 175 ppm, dan pemanasan 100°C selama 150 menit. Partikel AuNPs yang dihasilkan memiliki ukuran rata-rata 11,14 ± 0,24 nm dengan morfologi bulat. Nilai zeta potensial sebesar -8,4 mV menunjukkan lemahnya gaya tolak elektrostatik antarpartikel. AuNPs tetap stabil hingga 4 bulan penyimpanan pada suhu 4°C. Analisis FTIR mengonfirmasi peran gugus hidroksil (-OH) sebagai agen pereduksi dan gugus karbonil (C=O) sebagai penstabil AuNPs. AuNPs dengan konsentrasi 50 ppm mampu menghambat pertumbuhan S. aureus (10,1 ± 0,43 mm) dan C. acnes (8,5 ± 0,34 mm). Hasil ini menunjukkan bahwa AuNPs yang disintesis memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap S. aureus dan C. acnes.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605040036
Keyword
AuNPs Garcinia macrophylla Sintesis hijau Antibakteri