Perencanaan Jaringan 5G NR Menggunakan Metode Dynamic Spectrum Sharing (DSS) Pada Frekuensi 2,1 GHz Di Kota Bandar Lampung
Perkembangan teknologi komunikasi seluler generasi kelima (5G) menuntut perencanaan jaringan yang efisien untuk memenuhi kebutuhan layanan data berkecepatan tinggi dan latensi rendah, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Bandar Lampung. Berdasarkan standar 3GPP Release-15, fitur Dynamic Spectrum Sharing (DSS) pada 5G New Radio (NR) memungkinkan sistem 4G LTE dan 5G NR beroperasi pada spektrum frekuensi yang sama. Penelitian ini membahas perencanaan dan simulasi jaringan 4G LTE dan 5G NR pada frekuensi 2100 MHz dengan bandwidth 40 MHz menggunakan metode DSS pada spektrum LTE existing, dengan analisis meliputi aspek coverage dan capacity yang disimulasikan menggunakan Software Atoll versi 3.4.0.1 serta model propagasi Urban Macro (UMa) sesuai standar 3GPP TR 38.901. Hasil dari simulasi menunjukkan bahwa perencanaan pada jaringan 4G LTE menghasilkan 36 site dengan performansi kategori baik, yang ditunjukkan oleh nilai RSRP -88,24 dBm, SINR 28,03 dB, dan throughput 88,61 Mbps, sementara pada skenario 5G dibutuhkan 61 site dengan nilai SS-RSRP -63,27 dBm, SS-SINR 15,85 dB, dan throughput 254,92 Mbps. Penerapan DSS pada 61 site menunjukkan peningkatan performansi dengan nilai SS-RSRP -65,4 dBm, SS-SINR 17,39 dB, serta throughput mencapai 281,29 Mbps, yang mengindikasikan bahwa DSS mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan spektrum tanpa penambahan frekuensi baru.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605040032
Keyword
5G NR DSS 2100 MHz Uma Atoll