(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

EFEKTIVITAS BIOHERBISIDA EKSTRAK DAUN Ageratum conyzoides dan Praxelis clematidea terhadap GULMA BAYAM DURI (Amaranthus spinosus) secara In Vitro


Gulma menjadi salah satu permasalahan yang terdapat pada hutan tanaman industri (HTI). Saat ini herbisida kimia masih menjadi metode pengendalian gulma yang banyak digunakan karena efektif dan praktis. Namun penggunaan jangka panjang menimbulkan berbagai masalah, antara lain pencemaran lingkungan, penurunan kualitas tanah, biaya tinggi, serta meningkatnya kasus resistensi gulma. Bioherbisida menjadi salah satu alternatif pengganti herbisida kimia karena ramah lingkungan, harga murah dan tidak menimbulkan resistensi. Ageratum conyzoides dan Praxelis clematidea merupakan gulma yang mengandung alelopati dan alelokimia, membuat keduanya berpotensi menjadi bioherbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder pada kedua ekstrak dan menganalisis efektifitasnya dalam menghambat pertumbuhan gulma bayam duri (Amaranthus spinosus) secara in vitro. Metode yang dilakukan meliputi ekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut akuades, uji fitokimia, dan uji daya hambat pertumbuhan gulma A. spinosus. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kedua ekstrak sangat efektif dalam menghambat perkecambahan biji, dengan persentase perkecambahan 6

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605040011

Keyword
Alelokimia Alelopati Ageratum conyzoides Gulma Praxelis clematidea