Analisis Kinerja Teknologi Software Defined Network Untuk Migrasi Arsitektur Jaringan (Studi Kasus: Gedung Kuliah Umum 1 Itera)
Pertumbuhan kebutuhan layanan jaringan komputer menuntut arsitektur yang mampu mengelola kompleksitas infrastruktur secara efisien dan fleksibel. Software Defined Network (SDN) hadir untuk menawarkan pendekatan jaringan modern dengan memisahkan fungsi control plane dan data plane, di mana control plane dikelola secara terpusat oleh controller, berbeda dari jaringan tradisional yang mendistribusikan control plane pada setiap perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan migrasi jaringan tradisional ke SDN serta mengevaluasi Quality of Service (QoS) berdasarkan parameter delay, jitter, throughput dan packet loss. Simulasi jaringan tradisional dilakukan menggunakan Cisco Packet Tracer, sedangkan implementasi SDN menggunakan Mininet dan Ryu controller, keduanya dimodelkan berdasarkan topologi jaringan Lantai 4 Gedung Kuliah Umum 1 Institut Teknologi Sumatera. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa penerapan SDN mampu menurunkan delay sebesar 0,931 ms dan jitter sebesar 1,942 ms, serta meningkatkan throughput sebesar 6.115,42 kbps, sementara nilai packet loss pada kedua arsitektur tetap sebesar 0 %. Dengan demikian, arsitektur SDN terbukti memberikan performa yang lebih baik dan direkomendasikan sebagai alternatif peningkatan infrastruktur jaringan pada lingkungan kampus Institut Teknologi Sumatera.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2605010008
Keyword
SDN Mininet Ryu controller Migrasi jaringan QoS