PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU TEMPERING PADA STRUKTUR MIKRO DAN SIFAT MEKANIK PADA BAJA KARBON SEDANG (AISI 1045)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur dan waktu tempering pada struktur mikro serta sifat mekanik baja karbon sedang AISI 1045 setelah proses quenching. Proses tempering dilakukan pada tiga temperatur, yaitu 200°C, 400°C, dan 600°C dengan variasi holding time 30, 60, dan 90 menit. Pengujian meliputi analisis struktur mikro menggunakan mikroskop optik serta pengujian kekerasan dengan metode Vickers.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur tempering berbanding terbalik dengan nilai kekerasan material. Pada 200°C, struktur mikro masih didominasi martensit dengan presipitasi karbida halus sehingga kekerasan tetap tinggi. Pada 400°C, martensit terdekomposisi lebih jelas, ferrite mulai terbentuk, sementit stabil, dan karbida mengalami koarsening, menyebabkan penurunan kekerasan namun peningkatan keuletan. Pada 600°C, martensit hampir sepenuhnya hilang, ferrite mendominasi, sementit terdispersi homogen lalu membesar, dengan kondisi optimum pada waktu tahan 60 menit yang menghasilkan keseimbangan terbaik antara kekerasan dan ketangguhan.
Secara keseluruhan, temperatur tempering menjadi faktor utama yang memengaruhi sifat mekanik baja AISI 1045, sedangkan waktu penahanan berperan dalam homogenitas dan ukuran karbida. Kombinasi temperatur dan waktu tempering yang tepat mampu menghasilkan struktur mikro yang stabil dengan sifat mekanik yang seimbang untuk aplikasi komponen mesin yang membutuhkan kekuatan sekaligus ketangguhan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604300033
Keyword
Baja AISI 1045 Quenching Tempering Struktur Mikro Kekerasan Sifat Mekanik