(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Karakterisasi Briket Arang Limbah Kulit Nangka Dan Tempurung Kelapa Menggunakan Variasi Perekat Pati Biji Nangka


Kelangkaan energi fosil dikarenakan peningkatan kebutuhan energi menyebabkan pengembangan energi alternatif menggunakan biomassa seperti pembuatan briket. Kulit nangka, tempurung kelapa, dan biji nangka merupakan contoh biomassa yang banyak tidak dikelola lebih lanjut sehingga menyebabkan penumpukan limbah organik dan meningkatkan emisi gas kaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik briket campuran arang kulit nangka dan tempurung kelapa dengan pati biji nangka serta mengetahui pengaruh variasi arang dan perekat terhadap karakteristik briket. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 – Januari 2024 di laboratorium Teknik Biosistem Institut Teknologi Sumatera. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan variasi arang 70% tempurung kelapa 30% kulit nangka dan 50% tempurung kelapa 50% kulit nangka dengan variasi perekat 15%, 10%, 5%. Uji karakteristik briket memenuhi SNI No.1/6235/2000 dengan adanya pengaruh variasi perekat terhadap karakteristik briket. Variasi terbaik pada hasil briket 70% arang tempurung kelapa 30% kulit nangka dengan perekat 5%, dengan kadar air 3,67%, kadar abu 4%, zat menguap 10,17%, kalor bakar 6123,17 cal/g, kadar karbon 82,13%, kerapatan 0,828 g/cm3, drop test 0,09%, laju pembakaran 0,141 g/menit, perubahan stabilitas tinggi 0,13%, perubahan stabilitas diameter 0,09%, dan daya serap air 1,22%.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604300011

Keyword
kulit nangka, tempurung kelapa, biji nangka, karak