(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Evaluasi Penggunaan Obat Pada Pasien Rawat Inap Penyakit PPOK dengan Metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose dan Drug Utilization 90% Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Tahun 2023


Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) merupakan penyakit progresif dengan hambatan aliran udara irreversibel yang terkait inflamasi paru akibat paparan partikel atau gas berbahaya dan menjadi penyebab kematian tertinggi ketiga di dunia dengan 3,23 juta kematian pada tahun 2019. Prevalensi PPOK di Indonesia diperkirakan mencapai 3,7% atau sekitar 9,2 juta individu dan menempati peringkat ketujuh dari 10 besar penyakit di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien rawat inap PPOK serta melakukan evaluasi kuantitatif penggunaan obat dengan metode ATC/DDD dan profil DU 90% di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung tahun 2023. Penelitian ini bersifat non-eksperimental observasional deskriptif dengan rancangan cross-sectional melalui pengambilan data secara retrospektif menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari 55 sampel pasien, didominasi laki-laki (69,1%) dan kelompok usia 61–70 tahun (32,7%). Mayoritas memiliki lama rawat ≤5 hari (89,1%) dan diagnosis PPOK eksaserbasi (80%). Penggunaan obat terbanyak adalah nebulizer budesonide (482,41 DDD/100 hari). Profil DU 90% menunjukkan 87,07% yang masuk ke dalam profil, dengan nebulizer budesonide sebagai obat terbanyak dengan angka 49,29%.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604300008

Keyword
PPOK Evaluasi Penggunaan Obat ATC/DDD DU 90%