Deteksi Pohon Kelapa Sawit Menggunakan Algoritma YOLOv8 Berbasis Citra Digital
Indonesia sebagai negara agraris memiliki sektor perkebunan yang
berperan penting dalam perekonomian nasional, khususnya komoditas
kelapa sawit yang menjadi penyumbang utama devisa dan kebutuhan
industri global. Namun, penghitungan jumlah pohon kelapa sawit
pada area perkebunan yang luas masih banyak dilakukan secara manual
sehingga memerlukan waktu, biaya, dan tenaga yang besar serta
rentan terhadap kesalahan data. Selain itu, penelitian sebelumnya
yang memanfaatkan metode pembelajaran mendalam masih berfokus
pada evaluasi performa model secara umum dan belum secara spesifik
mengkaji penghitungan pohon kelapa sawit pada area luas dengan
kondisi citra yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk membangun
model deteksi pohon kelapa sawit berbasis algoritma YOLOv8 serta
menganalisis performanya dalam mendeteksi dan menghitung jumlah
pohon menggunakan metrik precision, recall, dan mean Average
Precision (mAP). Dataset yang digunakan sebanyak 2303 citra dari
Roboflow. Model dikembangkan menggunakan arsitektur yolov8n
dengan parameter epoch 100, batch size 8, ukuran citra 640×640 piksel,
optimizer AdamW, learning rate 0,001, dan weight decay 0,01. Hasil
penelitian menunjukkan performa model yang sangat baik dengan nilai
precision 0,9799, recall 0,9946, mAP@50 0,994, dan mAP@50 − 95
0,849. Pada data uji, model mampumendeteksi21191pohondari20088
data aktual dengan nilai MAPE 5,7%. Penelitian ini menunjukkan
bahwa YOLOv8 efektif untuk deteksi dan penghitungan pohon kelapa
sawit secara otomatis guna meningkatkan efisiensi serta mendukung
pengelolaan perkebunan berbasis data.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604300006
Keyword
Kelapa Sawit YOLOv8 Deteksi Objek Pembelajaran Mendalam Citra Digital