EFEKTIVITAS PUPUK JAKABA DALAM MENINGKATKAN KINERJA FITOREMEDIASI LOGAM BERAT ARSENIK (As) DAN TEMBAGA (Cu) PADA TANAH TERCEMAR MENGGUNAKAN TANAMAN AKAR WANGI (VETIVERIA ZIZANIOIDES)
Lahan pascatambang batubara yang masam dan tercemar toksik Arsenik (As) serta Tembaga (Cu) memerlukan pemulihan lingkungan secara masif. Penelitian eksperimental ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pupuk organik Jakaba dalam mengakselerasi kinerja fitoremediasi tanaman Akar Wangi (Vetiveria zizanioides) selama 45 hari. Metodologi yang digunakan meliputi uji komparatif antara perlakuan Akar Wangi tunggal, kombinasi Akar Wangi dengan Jakaba, dan tanah kontrol. Hasil pengamatan membuktikan bahwa intervensi Jakaba memberikan dampak pemulihan yang sangat signifikan. Nutrisi pupuk Jakaba secara efektif mampu menetralkan pH tanah dari 3,2 menjadi 6,0 dan memacu tinggi tanaman hingga 107,5 cm. Lebih lanjut, asupan Jakaba melipatgandakan kapasitas serapan akar sehingga efisiensi penyisihan logam mencapai 59,26% untuk As dan 55,0% untuk Cu, jauh melampaui kinerja tanaman tanpa pupuk. Analisis nilai BCF > 1 dan TF < 1 menegaskan bahwa Jakaba sangat mendukung optimalisasi mekanisme fitostabilisasi pada akar. Pemodelan kinetika juga mengonfirmasi bahwa Jakaba mencegah kejenuhan akar secara dini, menjaga laju penyerapan tetap beroperasi secara dinamis pada kinetika Orde 1. Secara keseluruhan, aplikasi pupuk Jakaba terbukti sangat krusial dan aplikatif dalam memaksimalkan ekstraksi logam berat pada lahan ekstrem.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604280012
Keyword
Fitoremediasi Arsenik Tembaga Akar Wangi Pupuk Jakaba