Perhitungan Iuran Normal dan Kewajiban Aktuaria Dana Pensiun Menggunakan Metode Frozen Initial Liability
Kebutuhan setiap orang mengalami peningkatan seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu, seseorang perlu memiliki penghasilan serta menjaga kesinambungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengikuti program pensiun. Program pensiun melibatkan dua komponen perhitungan utama, yaitu iuran normal dan kewajiban aktuaria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan iuran normal dan kewajiban aktuaria menggunakan asumsi suku bunga konstan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Frozen Initial Liability (FIL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta usia masuk kerja paling muda yaitu 19 tahun memiliki iuran normal sebesar Rp2.404.082, dan peserta usia masuk kerja paling tua yaitu 23 tahun, memiliki nilai iuran normal sebesar Rp2.871.790. Berdasarkan kelompok 1, kelompok 2 memiliki iuran normal 1,03 kali lebih besar, kelompok 3 sebesar 1,13 kali, kelompok 4 sebesar 1,14 kali, dan kelompok 5 sebesar 1,19 kali lebih besar. Nilai kewajiban aktuaria pada kelompok 1 dengan usia masuk kerja 19 tahun sebesar Rp6.227.928.405,74, sedangkan kelompok 5 dengan usia masuk kerja 23 tahun sebesar Rp5.701.994.562,06. Kelompok 1 mempunyai nilai kewajiban aktuaria sebesar 1,04 kali lebih besar dari kelompok 2, lebih besar 1,01 kali dari kelompok 3, lebih besar 1,07 kali dari kelompok 4 dan 1,10 kali lebih besar dari kelompok 5.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604280011
Keyword
Dana Pensiun Frozen Initial Liability Iuran Normal Kewajiban Aktuaria Program Pensiun