(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

GEOLOGI DAN FASIES METAMORFIK PADA DAERAH MERBAU MATARAM DAN SEKITARNYA, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN, PROVINSI LAMPUNG


View/Open

Author
Alpha, Ro Basa

Date Published
30 Nov -0001

Advisor
Happy Christin Natalia, S.T., M.T,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Pemetaan geologi dan analisis fasies metamorfisme dilakukan untuk memahami evolusi geologi, kondisi tektonik, serta karakteristik batuan di daerah Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi satuan geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, dan menentukan fasies metamorfisme melalui analisis petrografi serta interpretasi mineral indeks. Metode penelitian yang digunakan meliputi pemetaan geologi permukaan pada luasan ±9 km² (3 km × 3 km), pengamatan geomorfologi, analisis stratigrafi dan struktur geologi, serta analisis petrografi terhadap enam sampel sayatan tipis batuan metamorf yang diambil sepanjang satu daerah aliran sungai dengan panjang ±3 km dikarenakan alur sungai memberikan paparan batuan yang menerus dan cukup representatif. Analisis petrografi dilakukan untuk mengidentifikasi komposisi mineral, tekstur, dan struktur batuan, yang kemudian digunakan untuk menentukan jenis batuan metamorf dan fasies metamorfisme dengan mengacu pada diagram fasies tekanan–temperatur. Tinjauan pustaka meliputi fisiografi Sumatra, tatanan tektonik terkait subduksi Indo-Australia, konsep metamorfisme regional, serta klasifikasi fasies metamorfisme berdasarkan tekanan–temperatur. Kajian literatur juga memperlihatkan Formasi Sekis Way Galih sebagai batuan metamorf Paleozoikum yang terbentuk pada kondisi kompresional dan relevan dalam penentuan protolith serta derajat metamorfisme. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa geomorfologi daerah penelitian terdiri atas perbukitan denudasional dan perbukitan struktural curam, didukung pola aliran rektangular dan sub-dendritik yang mencerminkan kontrol struktur. Stratigrafi wilayah ini mencakup satuan sekis sebagai unit tertua, diikuti granodiorit, basalt andesit, dan tuf gelas. Analisis struktur mengidentifikasi sesar mendatar sinistral dan dekstral yang memengaruhi arah kelurusan. Analisis petrografi menemukan mineral biotit, klorit, epidot, muskovit, kuarsa, dan plagioklas, yang menunjukkan fasies metamorfisme greenschist. Estimasi tekanan–temperatur mengindikasikan metamorfisme tingkat rendah–menengah akibat proses orogenik zona subduksi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa daerah Merbau Mataram memiliki sejarah geologi kompleks yang dipengaruhi metamorfisme Paleozoikum, aktivitas magmatik, vulkanisme Tersier, dan deformasi berulang. Fasies metamorfisme yang hadir mendukung interpretasi metamorfisme regional pada kondisi P–T menengah terkait dinamika tektonik Sumatra.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604260001

Keyword
fasies metamorfisme geologi petrografi sekis way galih subduksi