(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS BIOINFORMATIKA DAN MOLECULAR DOCKING SNP GEN ADRB2 PADA ASMA TERHADAP INTERAKSI DENGAN SALBUTAMOL DAN SALMETEROL


Asma merupakan penyakit yang menyebabkan dispnea akibat bronkokontriksi. Salah satu pengobatan asma ialah bronkodilator seperti salbutamol dan salmeterol. Kedua obat tersebut bekerja pada Adrenergic Receptor Beta-2 (ADRB2) yang menghasilkan efek bronkodilatasi. Tujuan dari penelitian ini ialah memprediksi dampak Single Nucleotide Polymorphism (SNP) pada gen ADRB2 terhadap fungsi, struktur, dan stabilitas protein menggunakan pendekatan bioinformatika dan pengaruhnya terhadap interaksi dengan ligan agonis menggunakan pendekatan molecular docking. SNP missense dianalisis menggunakan Ensembl VEP, I-Mutant 2.0, Mupro, SNPs&GO, Protein Plus, Project HOPE, STRING, dan PolymiRST. Sedangkan molecular docking dianalisis menggunakan AutoDock4, PyMol, dan BIOVIA. Hasil penelitian menunjukkan 8 SNP missense dan 24 SNP 3’UTR dapat memengaruhi struktur dan regulasi protein. Selain itu, hasil molecular docking menunjukkan free binding energy antara protein wild-type dengan mutan terhadap salbutamol dan salmeterol tidak berbeda signifikan, namun jumlah dan jenis interaksi residu asam aminonya berbeda. Kesimpulan penelitian ini ialah 8 SNP ADRB2 dapat merusak protein dan 24 SNP 3’UTR dapat meningkatkan ikatan miRNA. Interaksi ligan agonis dengan SNP ADRB2 dapat menurunkan aktivasi protein, sehingga mengganggu efek bronkodilatasi. Berdasarkan perbandingan interaksi, salmeterol lebih stabil terhadap protein mutasi dibandingkan salbutamol, namun dieprlukan studi lebih lanjut untuk memvalidasi penelitian ini.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604240009

Keyword
Bioinformatika Molecular Docking Salbutamol Salmeterol SNP ADRB2