Efektivitas Media Tanam terhadap Pertumbuhan Stek Batang Beringin (Ficus benjamina) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat
Rawa gambut di Indonesia mengalami tekanan yang cukup besar akibat degradasi ekosistem, seperti kebakaran dan perubahan fungsi lahan, yang berdampak pada menurunnya fungsi hidrologi dan ekologis. Salah satunya di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Upaya restorasi diperlukan untuk memulihkan fungsi ekosistem, salah satunya melalui revegetasi menggunakan Ficus benjamina yang adaptif terhadap kondisi lahan gambut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan media tanam (P0–P4) dengan 8 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, serta perubahan sifat kimia tanah (pH dan C-organik), dengan data pendukung suhu, kelembaban, dan curah hujan sebagai faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif F. benjamina. Perlakuan P4 (gambut + arang sekam + kompos) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan rata-rata tinggi 14,60 cm, diameter batang 2,33 mm, dan jumlah daun 8 helai, dibanding kontrol (P0) dengan tinggi 11,25 cm, diameter 1,11 mm, dan 6 helai daun. Selain itu, terjadi peningkatan pH tanah dari kondisi asam (4,62–5,01) menjadi netral (6,5–6,7). Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi media tanam dengan bahan organik efektif memperbaiki sifat kimia tanah dan mendukung pertumbuhan F. benjamina, sehingga berpotensi diaplikasikan dalam restorasi lahan gambut.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604180004
Keyword
Beringin Gambut Media Tanam Pertumbuhan Vegetatif Restorasi Gambut