Model Logistik Pada Pertumbuhan Populasi Copepoda Oithona sp.
Pertumbuhan populasi Copepoda Oithona sp. dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan, seperti suhu, ketersediaan nutrisi (fitoplankton), pH, salinitas, serta intensitas cahaya. Di antara faktor tersebut, suhu merupakan parameter paling penting terhadap laju metabolisme dan dinamika populasinya. Tugas akhir ini bertujuan untuk mensimulasikan pertumbuhan populasi Oithona sp. pada dua kondisi suhu yang berbeda, yaitu dalam ruangan (24–26°C) dan luar
ruangan (33–36°C), menggunakan model eksponensial dan logistik. Data pertumbuhan diperoleh dari kultur di Laboratorium BBPBL Lampung selama 13 hari. Simulasi numerik dilakukan dengan metode Euler menggunakan variasi ukuran langkah waktu Δt = 1,0; 0,5; 0,1; dan 0,01 hari, dan akurasi model dievaluasi menggunakan Mean
Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model logistik secara signifikan lebih akurat daripada model eksponensial, dengan nilai MAPE terbaik sebesar 5,24% dikategori sangat akurat pada suhu 24–26°C (dalam ruangan) dan 13,28% dikategori sangat baik pada suhu 33–36°C (luar ruangan). Model
tersebut juga mengungkap bahwa suhu yang lebih tinggi menghasilkan laju pertumbuhan intrinsik (r) dan daya dukung
lingkungan (K) yang lebih besar, dengan waktu pencapaian titik jenuh yang lebih cepat, yaitu 19 hari pada suhu luar ruangan dibandingkan 25 hari pada suhu dalam ruangan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604160012
Keyword
Copepoda Oithona sp. Model Eksponensial Model Logistik Metode Euler Suhu