(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

GEOLOGI DAN ANALISIS DAERAH RAWAN TSUNAMI DENGAN METODE WEIGHTED OVERLAY PADA KECAMATAN KETAPANG DAN BAKAUHENI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN, PROVINSI LAMPUNG


View/Open

Author
Ahmad, Fauzy Husain

Date Published
30 Nov -0001

Advisor
Zaki Hilman, S.T., M.T.,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Indonesia merupakan suatu negara dengan risiko bencana geologi yang cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi tektonik Indonesia yang secara garis besar Indonesia berada di jalur subduksi (Eurasia – Indoaustralia). Berdasarkan kondisi tektonik tersebut Indonesia menjadi salah satu negara rawan akan bencana tsunami (A.M. Nur 2010). Kecamatan Ketapang dan Bakauheni merupakan daerah pesisir di provinsi Lampung yang tersusun atas dua satuan formasi (Tpv dan Qtl) dan satu endapan aluvium (Qa). Formasi tersebut terbentuk akibat adanya aktivitas vulkanik dan tektonik pada periode Tersier hingga Kuarter berdasarkan skala waktu geologi. Selain itu Kecamatan Ketapang dan Bakauheni merupakan wilayah yang perlu diidentifikasi untuk menerapkan mitigasi bencana tsunami yang melihat kondisi daerah yang berada di daerah pesisir. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aspek geologi yaitu pemetaan geologi dan menentukan daerah rawan tsunami dengan Metode (WOM). Pemetaan geologi dilakukan untuk mengidentifikasi satuan batuan, geomorfologi, struktur geologi serta rekonstruksi sejarah geologi. Metode (WOM) dilakukan untuk mengidentifikasi daerah rawan tsunami berdasarkan parameter yang digunakan seperti kemiringan lereng, tata guna lahan, jarak dari sungai, jarak dari pantai serta elevasi daerah. Penelitian ini dilakukan dengan luasan daerah 9 km2 yang berada di Kecamatan Ketapang dan Bakauheni. Kondisi geomorfologi wilayah penelitian terbagi menjadi dua satuan geomorfologi yaitu, dataran kaki gunung api bawah vulkanik (V9) dan Perbukitan denudasional gunung api vulkanik (V14). Satuan batuan yang teridentifikasi pada wilayah penelitian terdiri dari empat jenis satuan yaitu, satuan andesit porfiri yang termasuk dalam formasi Tpv, Satuan tuf kristal, tuf gelas dan breksi tuf yang termasuk ke dalam formasi Qtl, serta endapan aluvium yang termasuk ke dalam formasi Qa. Sejarah geologi daerah penelitian terdiri dari dua periode yakni periode Tersier hingga Kuarter berdasarkan skala waktu geologi. Berdasarkan analisis Metode (WOM) menunjukkan wilayah penelitian pada Kecamatan Ketapang tergolong wilayah yang rawan tsunami berdasarkan parameter yang digunakan (kemiringan, tutupan lahan, jarak dari sungai, jarak dari pantai, dan elevasi). Pada kecamatan Bakauheni juga menunjukkan daerah yang rawan terjadi tsunami. Hal ini disebabkan karena lokasi tersebut berada pada bibir pantai.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604150003

Keyword
Geomorfologi metode WOM sejarah geologi tsunami