ASESMEN KINERJA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG E INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA MENGGUNAKAN ANALISIS NON-LINEAR STATIC PUSHOVER
Asesmen bangunan gedung merupakan proses penting untuk menilai kondisi aktual suatu struktur secara menyeluruh yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kerusakan, penurunan kapasitas, serta potensi bahaya yang mungkin muncul akibat faktor penurunan mutu material, perubahan fungsi bangunan, atau pengaruh lingkungan akibat gempa mengingat Indonesia berada pada daerah rawan gempa. hasil asesmen menjadi landasan teknis untuk menentukan kinerja suatu bangunan masih layak atau tidak digunakan setelah difungsikan beberapa lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi visual dengan metode condition survey protocol 1 (CSP 1) dan kinerja sturktur gedung E Institut Teknologi Sumatera menggunakan metode analisis non-linear static pushover berdasarkan acuan FEMA 440, ATC 40, dan ASCE 41. Hasil analisis didapatkan bahwa secara visual, gedung E ITERA masih berada pada kinerja baik dengan nilai matriks visual tertinggi sebesar 1,57 di lantai 3. Secara keseluruhan, nilai kinerja struktur gedung E masih berada pada level immediate occupancy (IO) bila mengacu pada acuan FEMA 440, ASCE 41 dan ATC 40. Saat dilakukan pengecekkan sendi plastis pada penampang, didapatkan bahwa level kinerja gedung yang diteliti telah mencapai level IO-LS. Kemudian, saat dilakukan analisis lebih lanjut terhadap jarak lebar dilatasi, didapatkan hasil bahwa lebar dilatasi belum cukup untuk melayani simpangan gedung, sehingga perlu dilakukan perkuatan tambahan pada elemen struktur seperti penambahan bressing.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604110001
Keyword
FEMA 440 ASCE 41 ATC 40 Asesmen Non-linear static pushover analysis.