Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Media Tanam Terumbu Karang Dengan Metode Tali Di Perairan Pulau Pahawang, Lampung
Limbah sabut kelapa merupakan salah satu jenis limbah organik yang melimpah di Indonesia, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas dan sering kali dibuang begitu saja. Di sisi lain, ekosistem terumbu karang sebagai habitat penting biota laut mengalami kerusakan signifikan akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai media tanam dalam proses restorasi terumbu karang dengan metode tali (rope nursery) di perairan Pulau Pahawang, Lampung. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan sabut kelapa, pengolahan menjadi tali sabut, penanaman fragmen karang jenis campur., dan pemantauan pertumbuhan serta tingkat kelangsungan hidup fragmen karang. Pengamatan dilakukan selama dua bulan dengan parameter pertumbuhan panjang, kelangsungan hidup, dan kualitas lingkungan (pH, suhu, dan salinitas). Hasil penelitian menunjukan bahwa fragmen karang yang ditanam pada substrat sabut kelapa memiliki tingkat kelangsungan hidup (survival rate) sebesar 100%, sedangkan pada substrat tali nilon rata-rata 93
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604010013
Keyword
Sabut Kelapa Terumbu Karang Metode Tali Media Tanam Pulau Pahawang