STUDI EKSPERIMEN PENGARUH SUSUNAN TABUNG TERAKOTA PADA SISTEM PENDINGIN PV TERHADAP KINERJA PERPINDAHAN PANAS
Air merupakan salah satu metode pendinginan yang efektif pada PV. Efektivitas air sebagai pendingin PV dapat ditingkatkan dengan menggabungkan sistem tertentu, salah satunya dengan pendinginan menggunakan media terakota karena sifatnya yang dapat menyerap panas dari air dan melepaskannya dalam bentuk penguapan (evaporasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh susunan terakota terhadap laju perpindahan panas dan efektivitas terakota. Metode penelitian yang dilakukan yaitu eksperimen perbandingan susunan terakota terhadap laju perpindahan panas dan efektivitas terakota sebagai metode evaporasi. Penelitian dilaksanakan dalam kondisi lingkungan berkisar antara 26,9-27,2°C selama pengujian. Sistem pendingin diuji dengan menggunakan air dengan suhu awal 50°C dan dialirkan secara kontinu melalui susunan tabung terakota dengan debit konstan 1 LPM, dengan durasi pengujian selama 10 menit dengan pencatatan temperatur inlet, outlet, dan suhu lingkungan. Hasil yang didapat yaitu laju kalor tertinggi sebesar 155,62 Watt pada staggered dan 147,37 Watt pada aligned. Nilai efektivitas tertinggi sebesar 0,88 pada staggered, dan 0,84 pada aligned, menunjukkan perpindahan panas yang lebih baik pada staggered. nilai perpindahan panas yang terjadi stabil pada rentang 450–300 Watt hingga akhir pengujian, yang menandakan menyerapan panas dari air inlet dan penguapan panas tersebut ke lingkungan. Laju perpindahan panas dipengaruhi oleh banyaknya kontak dengan permukaan tabung yang dilalui fluida.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2604010012
Keyword
Perpindahan Panas Koefisien Konveksi Studi Eksperimen Sistem Pendingin Evaporasi