(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

RANCANGAN ADJUSTABLE SHOVEL UNTUK PERBAIKAN POSTUR KERJA PEKERJA PANGKALAN PASIR PAKDE SUMBEREJO, BANDAR LAMPUNG BERDASARKAN METODE NBM DAN REBA


View/Open

Author
Mei, Yesi

Date Published
25 Mar 2026

Advisor
Achmad Samudra Dewantara, S.T., M.T.,
Intan Mardiono, S.T., M.Sc.,

Subject
Teknik Industri

Publisher


Operasional pemindahan material pasir di Pangkalan Pasir Pakde Sumberejo, Bandar Lampung, hingga kini masih mengandalkan metode manual yang didominasi oleh gerakan repetitif serta postur kerja non-ergonomis, seperti posisi membungkuk dan menjangkau yang ekstrem. Kondisi ini berimplikasi pada tingginya risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) bagi para pekerja, sehingga intervensi ergonomi mendesak untuk dilakukan guna meminimalisir cedera dan mengoptimalkan kenyamanan kerja. Studi ini difokuskan pada identifikasi keluhan fisik, evaluasi tingkat risiko postur, serta pengembangan desain Adjustable Shovel sebagai solusi alat bantu kerja melalui pendekatan Research and Development (R&D). Penilaian tingkat risiko dilakukan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), sementara pemetaan keluhan subjektif menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Data penelitian dihimpun secara komprehensif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta pengukuran dimensi antropometri pekerja. Perancangan alat bantu dilakukan dengan mempertimbangkan data antropometri pkerja dan prinsip ergonomi, kemudian dilakukan simulasi postur kerja menggunakan perangkat lunak CATIA V5 R20 untuk mengevaluasi perubahan postur sebelum dan setelah perbaikan. Analisis data mengungkapkan bahwa keluhan MSDs terkonsentrasi pada area punggung, pinggang, lengan, dan tangan pekerja. Sebelum dilakukan intervensi, penilaian postur kerja berada pada kategori risiko sangat tinggi dengan perolehan skor REBA mencapai 12. Implementasi desain Adjustable Shovel berhasil mengoptimalkan ergonomi kerja, yang dibuktikan dengan reduksi skor REBA menjadi 7 (kategori risiko sedang). Penurunan ini mencerminkan adanya perbaikan mekanika tubuh yang lebih sehat bagi operator selama beraktivitas. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya pada aktivitas penyekopan pasir di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai (2021), yang merekomendasikan penggunaan gagang sekop dengan ukuran lebih panjang untuk mengurangi kecenderungan postur membungkuk pada pekerja. Temuan tersebut menunjukkan bahwa perbaikan desain alat kerja berbasis antropometri mampu menurunkan risiko postur kerja, meskipun aktivitas manual dengan frekuensi tinggi masih menyisakan risiko ergonomi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada perancangan Adjustable Shovel yang dilengkapi fitur pengaturan panjang gagang berdasarkan data antropometri pekerja, serta evaluasi perbaikan postur kerja menggunakan kombinasi metode NBM, REBA, dan simulasi digital. Secara praktis, penelitian ini menawarkan kerangka kerja bagi perancangan alat pendukung kerja yang ergonomis guna meminimalisir risiko cedera pada pekerja sektor informal. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi ergonomi dalam aktivitas manual material handling melalui penyediaan solusi alat bantu yang mampu memperbaiki mekanika tubuh pekerja di lapangan.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603310003

Keyword
Ergonomi Postur Kerja Nordic Body Map Rapid Entire Body Assessment Adjustable Shovel