Penurunan Kadar COD dan TSS Pada Limbah Cair Tahu Menggunakan Metode Elektrokoagulasi
Limbah cair tahu memiliki kandungan COD dan TSS yang tinggi
sehingga dapat berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan
kesehatan. Maka diperlukan pengolahan sebelum dibuang ke badan air,
salah satunya dengan metode elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi dapat
digunakan dalam pengolahan limbah cair dengan memanfaatkan arus
listrik untuk proses penggumpalan. Penelitian ini bertujuan mengetahui
efisiensi penyisihan kadar COD dan TSS limbah cair tahu
menggunakan elektroda besi dengan variasi tegangan 10, 20, dan 30
Volt serta waktu 50, 60, dan 70 menit. Kadar awal COD dan TSS
sebelum dilakukan elektrokoagulasi masing-masing sebesar 11.050
mg/L dan 1.228 mg/L. Hasil tertinggi penurunan kadar akhir COD
diperoleh pada tegangan 30 Volt dan waktu 70 menit sebesar 2.524
mg/L. Untuk hasil tertinggi penurunan kadar akhir TSS diperoleh pada
tegangan 30 Volt dan waktu 70 menit sebesar 234 mg/L. Hasil analisis
statistik menunjukkan bahwa faktor tegangan berpengaruh signifikan
terhadap penurunan kadar COD. Sedangkan pada penurunan kadar TSS
faktor tegangan, waktu, serta interaksi antara tegangan dan waktu tidak
memberikan pengaruh yang signifikan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603300046
Keyword
Besi COD Elektrokoagulasi Limbah cair tahu Tegangan TSS Waktu Iron COD Electrocoagulation Tofu liquid waste Voltage TSS Time