PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN LAMA PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKERASAN PEGAS ULIR PADA BOGIE TIPE K5 (STUDI KASUS BALAI YASA LAHAT)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur perlakuan panas terhadap nilai kekerasan pegas ulir pada bogie tipe K5. Pegas ulir merupakan komponen penting pada sistem
suspensi kereta api yang berfungsi meredam getaran dan menopang beban dinamis selama operasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pengujian kekerasan menggunakan metode Vickers dengan pembebanan 10 kgf. Variasi temperatur perlakuan panas yang digunakan meliputi kondisi tanpa perlakuan panas (RAW), serta perlakuan panas pada suhu 620°C, 670°C, dan 720°C dengan waktu penahanan 90 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekerasan tertinggi terdapat pada sampel tanpa perlakuan panas sebesar 487,35 HVN, sedangkan perlakuan panas pada suhu 620°C, 670°C, dan 720°C masing-masing menghasilkan nilai kekerasan sebesar 325,64 HVN, 269,41 HVN, dan 238,46 HVN. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan temperatur perlakuan panas cenderung menurunkan nilai kekerasan material baja pegas.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603300027
Keyword
Pegas Ulir Perlakuan Panas Kekerasan Vickers Baja Pegas Bogie K5