Penerapan Algoritma Evolusi Diferensial dan Metode Pencarian Akar dalam Penentuan Yield to Maturity Obligasi Pemerintah Fixed Rate
Penentuan Yield to Maturity (YTM) merupakan aspek krusial dalam investasi obligasi untuk mengetahui tingkat pengembalian efektif. Penelitian ini menerapkan Algoritma Evolusi Diferensial (DE) sebagai pendekatan baru dalam penentuan YTM obligasi pemerintah fixed rate, serta membandingkan performanya dengan metode pencarian akar Newton Raphson dan Bisection. Analisis dilakukan terhadap 38 seri obligasi dengan karakteristik kupon, harga, dan jatuh tempo yang bervariasi. Penelitian menunjukkan ketiga metode mampu menghasilkan nilai YTM yang akurat dengan toleransi galat 10−8. Hasil menunjukkan ketiga metode memberikan nilai YTM yang identik, dengan nilai tertinggi pada seri FR0076 (3,44153072%) dan terendah pada seri FR0059 (2,51098812%). Metode Newton Raphson menunjukkan efisiensi tertinggi dengan rata-rata konvergensi dalam 2-3 iterasi, namun sangat bergantung pada tebakan awal dan memerlukan perhitungan turunan. Metode Bisection memberikan jaminan konvergensi dalam 24-31 iterasi tanpa memerlukan turunan. Sementara itu, Algoritma DE sebagai metode baru yang memiliki kemampuanpencarian global, memberikan solusi optimal tanpa memerlukan tebakan awal yang spesifik atau turunan fungsi, dengan stabilitas konvergensi yang meningkat seiring bertambahnya ukuran populasi NP. Iterasi yang diperlukan oleh Algoritma Evolusi Diferensial hingga solusi YTM yang diperoleh optimal adalah 13-25 iterasi pada NP ≥1000.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603130006
Keyword
Metode Pencarian Akar Bisection Newton Raphson Evolusi Diferensial Yield to Maturity Obligasi Pemerintah