Pengaruh Ukuran Cacahan Sabut Kelapa Dan Penambahan Rasio Dosis Pupuk Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella volvacea)
Jamur merang (Volvariella volvacea) merupakan salah satu jamur bernilai ekonomis tinggi dengan kandungan protein yang baik untuk kesehatan. Produksi jamur merang di Indonesia mengalami penurunan yang dapat dipengaruhi oleh media tumbuh yang tidak memadai. Sabut kelapa berpotensi sebagai media tanam alternatif karena kandungan lignin (35-45%), selulosa (23-43%), hemiselulosa (10,25%) serta kemampuan mengikat air yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran cacahan sabut kelapa dan rasio dosis pupuk (NPK:POC) terhadap karakteristik media tanam serta sifat fisik-kimia jamur merang yang dihasilkan. Penelitian dirancang menggunakan RALF dengan faktor ukuran cacahan 1-2 cm (cacahan halus), 5-10 cm (cacahan sedang) dan utuh (tanpa cacahan) serta rasio dosis pupuk 1:5 dan 1:2 (b/b). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran cacahan dan rasio pupuk berpengaruh nyata terhadap karakteristik media tanam dan pertumbuhan jamur merang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran cacahan dan rasio dosis pupuk berpengaruh nyata terhadap karakteristik media tanam sebelum dan setelah penanaman yang ditunjukkan oleh penurunan nilai pH, kadar air, kadar karbon terikat dan peningkatan kadar abu. Perlakuan terbaik terhadap media tanam diperoleh pada kombinasi cacahan halus dengan rasio dosis pupuk 1:5. Sementara, perlakuan terbaik terhadap sifat fisik-kimia jamur merang diperoleh pada kombinasi cacahan halus dengan rasio dosis pupuk 1:2. Perlakuan tersebut cenderung menghasilkan jumlah badan buah terbanyak (14 buah/keranjang), total produksi tertinggi (176,55 g/keranjang) serta kadar protein kasar tertinggi (19,85%).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603130002
Keyword
jamur merang ukuran cacahan sabut kelapa pupuk NPK POC