Chlorpheniramine Maleate (CTM) merupakan antihistamin generasi pertama yang umum digunakan dalam pengobatan alergi, namun memiliki keterbatasan berupa metabolisme lintas pertama dan laju disolusi yang relatif rendah. Pengembangan sediaan Fast Disintegrating Tablet (FDT) diharapkan dapat meningkatkan kecepatan pelepasan obat dan kenyamanan penggunaan, khususnya bagi pasien yang mengalami kesulitan menelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisik FDT CTM dan mengetahui pengaruh konsentrasi superdisintegran Ac-Di-Sol terhadap waktu disintegrasi dan profil disolusi tablet. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang meliputi pembuatan massa kempa, evaluasi sifat fisik massa kempa, pembuatan tablet, evaluasi sifat fisik tablet, serta uji disolusi. Pembuatan tablet dilakukan menggunakan metode kempa langsung. Tablet diformulasikan menggunakan Ac-Di-Sol sebagai superdisintegran dengan variasi konsentrasi: F0 (0%), F1 (1%), F2 (2,5%), dan F3 (5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula FDT CTM yang dihasilkan memenuhi persyaratan sifat fisik tablet. Nilai kandungan lembap, kecepatan alir, kompresibilitas, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan waktu pembasahan yang dihasilkan F1, F2, dan F3 memiliki rentang berturut-turut yaitu 2,92-3,38%, 23,28-27,44 g/s, 10,91-13,57%, 199,40-200,15 mg, diameter 8 cm, tebal 3,97-4,00 cm, 3,68-5,87 kg/cm², 0,539-0,736%, 0,57-3,52 menit, dan 0,17-0,48 detik. Peningkatan konsentrasi Ac-Di-Sol memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan waktu disintegrasi dan peningkatan laju disolusi tablet (p <0,05).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603120028
Keyword
CTM FDT kempa langsung Ac-Di-Sol disolusi