Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Terhadap Kondisi Drainase
Jalan Pangeran Tirtayasa, sebuah jalan kolektor sekunder di kawasan industri Bandar Lampung, sering mengalami kerusakan dan genangan air akibat kinerja drainase yang buruk. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerusakan menggunakan metode IKP, mengevaluasi kapasitas drainase eksisting, serta mengkaji hubungan kondisi drainase terhadap kerusakan jalan. Studi ini menggunakan metode, penilaian visual jalan dan drainase dengan peraturan jalan di Indonesia yakni (Pd-01-2016-B), hidrologi (Log Pearson III & Mononobe dengan kala ulang 20 tahun), serta regresi linear sederhana untuk melihat korelasi debit dan IKP. Hasilnya jalan didominasi kondisi 'Sangat Baik' dan 'Hancur' di kedua arah dengan rata rata nilai IKP arah A yaitu 50 dan arah B yaitu 51. Evaluasi hidraulika menunjukkan bahwa saluran drainase eksisting tidak memadai, di mana terdapat 50 segmen pada arah A dan 67 segmen pada arah B yang mengalami limpasan air, dengan debit limpasan terbesar mencapai 5,87 m³/s. Nilai R2 sebesar 0,0565 (arah A) dan 0,0312 (arah B). Berdasarkan hasil nilai korelasi menyatakan bahwa air limpasan berpengaruh terhadap kerusakan jalan pada kedua arah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603120024
Keyword
Kerusakan Jalan Kerusakan Jalan