Analisis Termal pada Cooler Box Pendingin Ikan Berbasis Termoelektrik dengan Variasi Konfigurasi Menggunakan Metode Computational Fluid Dynamics
Inovasi cooler box pendingin ikan berbasis termoelektrik di rancang untuk menjaga kualitas ikan hasil tangkapan. Hal yang perlu dipertimbangkan dan dianalisis di antaranya distribusi suhu, waktu pendinginan, dan laju perpindahan panas. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan adalah metode kuantitatif dan simulasi CFD. Suhu yang dicapai sesuai dengan SNI 2729:2013 tentang ikan segar yakni 4℃. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh konfigurasi mampu mencapai suhu 4℃ dan konfigurasi 2 mampu mencapai distribusi suhu dengan tingkat UI tertinggi yakni 0,999. Ketiga konfigurasi membutuhkan waktu yang berbeda untuk mencapai 4℃. Konfigurasi 1 memilik waktu pendinginan tercepat yakni 82 menit. Namun sesuai aspek distribusi suhu, konfigurasi 2 adalah acuan desain yang paling optimal. Heat rate pendinginan paling optimal dicapai oleh konfigurasi 2 yakni 3,704 Watt. Alat ini mampu mendinginkan ikan tongkol sebanyak 3 kg dalam waktu 20 jam. Diperlukan adanya tambahan kipas internal atau penambahan tegangan untuk bisa mendinginkan ikan dengan lebih cepat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603120023
Keyword
CFD cooler box distribusi suhu konfigurasi termoelektrik laju perpindahan panas waktu pendinginan