Optimasi Formula Sediaan Nanoemulgel Mengandung Ekstrak
Propolis Trigona apicalis dengan Metode Box Behnken Design
Propolis Trigona apicalis memiliki potensi terapeutik tinggi, namun
pemanfaatannya terbatas karena kelarutan air dan permeabilitasnya
yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan nanoemulgel
bermuatan propolis untuk meningkatkan penghantaran topikal dan
stabilitas formulasi. Nanoemulsi optimum disiapkan menggunakan
kombinasi ultra-turrax dan ultrasonik, Sebanyak lima belas sampel
diuji mengikuti desain Box-Behnken (BBD) dengan jumlah
minyak, surfaktan dan kosurfaktan sebagai faktor dan transmitan
sebagai respon. Formula optimum didapatkan sebesar 1%
minyak, 12,5% tween 80 dan 2,99% span 60. Hasil karakterisasi
menunjukan transmitan 98,5%; ukuran partikel 7,03 ± 0,11 nm;
Polydispersity Index 0,15 ± 0,03; EE 89,53%; zeta potensial -0,23
± 0,05; viskositas 45,5 ± 0,70 dan pH 6,05 ± 0,03. Formula
optimum kemudian diinkorporasi dengan HEC. Hasil evaluasi pH,
daya sebar dan viskositas didapatkan secara berturut sebesar 6,21 ±
0,03; 6,75 ± 0,04 cm; 2847 ± 65, 0 mPas dengan Uji pelepasan in
vitro menunjukkan profil pelepasan kumulatif 49,72 persen dalam 4 jam
menunjukkan mekanisme pelepasan mengikuti model Higuchi (R² =
0,9218), yang mengindikasikan pelepasan terkendali melalui difusi
dari matriks. Penelitian ini menunjukkan bahwa formula optimum
menghasilkan sediaan dengan karakteristik fisik dan stabilitas yang
baik serta memenuhi persyaratan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603120019
Keyword
Nanoemulgel Propolis Trigona apicalis Box Behnken Design