(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

GEOLOGI DAN PEMODELAN 2D BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GAYA BERAT DAERAH GUNUNG TIGA DAN SEKITARNYA, KABUPATEN TANGGAMUS, LAMPUNG


View/Open

Author
FIKI, WANDA PRATAMA

Date Published
25 Feb 2026

Advisor
Alviyanda, S.T., M.T,
Purwaditya Nugraha, S.Si., M.T.,

Subject
Teknik Geologi

Publisher


Daerah Gunung Tiga dan sekitarnya, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, berada pada jalur Pegunungan Bukit Barisan yang dipengaruhi oleh aktivitas tektonik dan vulkanisme sehingga memiliki tatanan geologi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geologi permukaan melalui pemetaan geologi serta menginterpretasikan kondisi geologi bawah permukaan melalui pemodelan dua dimensi (2D) menggunakan metode gaya berat. Metode penelitian pemetaan geologi permukaan meliputi analisis geomorfologi, stratigrafi dan struktur geologi. Sedangkan pengolahan data gaya berat dilakukan hingga memperoleh nilai Complete Bouguer Anomaly (CBA), selanjutnya dipisahkan menjadi anomali regional dan anomali residual menggunakan metode Interactive Spectrum Filters. Anomali residual selanjutnya digunakan sebagai dasar pemodelan 2D bawah permukaan dengan pendekatan forward modelling. Daerah penelitian tersusun atas tiga satuan geomorfologi, yaitu Dataran Denudasional (D5), Bukit Terisolir (D4), dan Perbukitan Struktural Agak Curam (S1). Secara stratigrafi, satuan batuan penyusun daerah penelitian terdiri atas Satuan Sekis, Satuan Marmer, Satuan Andesit, Satuan Tuf Litik, dan Satuan Tuf Gelas. Struktur geologi yang teridentifikasi di permukaan meliputi Sesar Naik Sinarjaya dan Sesar Normal Sukamana. Hasil pemodelan 2D bawah permukaan mengidentifikasi tuf gelas dengan densitas sekitar 1,78 g/cm³, tuf litik sekitar 1,84 g/cm³, marmer dengan densitas sekitar 2,90 g/cm³, dan sekis dengan densitas sekitar 1,99 g/cm³, serta mengindikasikan dugaan keberadaan empat struktur sesar yang terdiri atas dua sesar naik dan dua sesar normal berdasarkan kontras densitas dan perubahan geometri lapisan. Perkembangan geologi daerah penelitian terbagi menjadi 4 fase yaitu fase I (Pra – Tersier), fase II (Oligosen Akhir – Miosen Awal), fase III (Miosen Tengah – Miosen Akhir), fase IV (Plistosen).

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603110028

Keyword
Geologi gaya berat densitas