PRA-PERANCANGAN PABRIK MONOMETILAMIN DARI METANOL DAN AMMONIA DENGAN KAPASITAS 24.500 TON/TAHUN
kimia yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri,
khususnya industri pertanian dan farmasi. Perancangan pabrik
monometilamin dengan kapasitas 24.500 ton per tahun direncanakan
berlokasi di kawasan industri Bontang, Kalimantan Timur, dengan
mempertimbangkan kedekatan terhadap sumber bahan baku serta
kemudahan akses transportasi. Monometilamin diproduksi melalui
proses Kvaerner, yaitu reaksi antara metanol dan amonia sebagai bahan
baku utama. Reaksi berlangsung secara eksotermis di dalam Fixed Bed
Multitube Reactor pada fase gas dengan kondisi operasi suhu 400 °C
dan tekanan 20 atm. Selain menghasilkan monometilamin sebagai
produk utama, proses ini juga menghasilkan produk samping berupa
dimetilamin dan trimetilamin yang bersifat volatil.Tahap pemisahan
produk pada pabrik ini dilakukan menggunakan flash drum dan menara
distilasi. Selain unit proses utama, pabrik juga dilengkapi dengan
beberapa unit utilitas yang berfungsi untuk menunjang kelancaran
proses produksi, seperti penyediaan uap (steam), air pendingin, bahan
bakar, dan energi listrik. Hasil analisis ekonomi, pabrik monometilamin
ini termasuk dalam kategori risiko tinggi (high risk) dengan nilai return
on investment setelah pajak sebesar 68%, pay out time setelah pajak
selama 1,4 tahun, break even point sebesar 55%, shut down point
sebesar 33%, serta internal rate of return sebesar 39,99%. Berdasarkan
hasil evaluasi teknis dan ekonomi tersebut, dapat disimpulkan bahwa
prarancangan pabrik monometilamin berbahan baku metanol dan
amonia dengan kapasitas 24.500 ton per tahun layak untuk didirikan
dan dioperasikan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603110003
Keyword
Amonia Ekonomi Kvaerner Metanol Monometilamin