EVALUASI TINGKAT PEMANFAATAN KAPASITAS (LOAD FACTOR) PADA OPERASI MRT JAKARTA FASE 1
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja operasional MRT Jakarta Fase 1 (Lebak Bulus–Bundaran HI) melalui pengukuran load factor, proyeksi jumlah penumpang periode 2026–2030, serta perumusan strategi operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan tren pertumbuhan Peak Hour Peak Direction Traffic (PHPDT) yang signifikan pada kedua arah perjalanan. Pada arah downline (Bundaran HI–Lebak Bulus), jumlah penumpang diproyeksikan meningkat tajam dari 14.608 orang per jam pada tahun 2026 menjadi 21.936 orang per jam pada tahun 2030, yang memicu lonjakan load factor dari 79% hingga mencapai kondisi overcapacity sebesar 119%. Sementara itu, arah upline diperkirakan mencapai load factor 80% pada tahun 2030. Gangguan operasional akibat faktor teknis internal, seperti sistem persinyalan, berpotensi menurunkan kenyamanan penumpang secara drastis jika tidak diantisipasi. Penelitian ini merekomendasikan optimasi pola operasi melalui perapatan headway menjadi 4 menit pada jam sibuk dan 7 menit pada jam tidak sibuk, penambahan sarana menjadi 18 rangkaian, serta perpanjangan durasi waktu puncak (peak hour) sebagai respons adaptif terhadap fluktuasi permintaan penumpang di masa depan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603040015
Keyword
Load Factor, PHPDT, Proyeksi Penumpang, Strategi O