Analisis Spasial Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) Pada Jumlah Kasus Gizi Buruk Balita di Pulau Sumatera
Gizi buruk merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih signifikan di Indonesia, khususnya pada kelompok balita. Prevalensi gizi buruk balita di Pulau Sumatera relatif tinggi dan tidak merata antar daerah, yang menunjukkan adanya karakteristik spasial dalam penyebarannya. Data jumlah kasus gizi buruk balita bersifat cacahan dan cenderung mengalami overdispersi, sehingga kurang tepat dianalisis menggunakan regresi linear atau Poisson konvensional. Penelitian ini menggunakan metode Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR) untuk menganalisis faktor-faktor spasial yang memengaruhi jumlah kasus gizi buruk balita serta mengidentifikasi wilayah berisiko tinggi secara lebih presisi. Pemilihan bandwidth dilakukan melalui pendekatan fixed dan adaptive kernel. Model GWNBR dengan kernel fixed Gaussian menghasilkan kinerja terbaik dengan nilai CV 1.12.313,56, R-Squared 0,6788, dan AIC 1.332,29, serta menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan model binomial negatif global. Analisis lokal mengidentifikasi 13 klaster wilayah dengan kombinasi variabel signifikan yang bervariasi, yang mencerminkan heterogenitas spasial yang kuat. Pendekatan ini memiliki implikasi strategis bagi BPJS Kesehatan maupun perusahaan asuransi dalam menyusun skema manfaat dan pembiayaan, khususnya dengan memperhatikan variasi risiko penyakit serta kondisi kesehatan antar wilayah
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603030025
Keyword
Lampiran