Kajian Perdagangan Satwa Melalui Media Sosial Facebook di Provinsi Lampung
Perdagangan satwa liar ilegal melalui media sosial Facebook menjadi ancaman serius bagi keanekaragaman hayati di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola perdagangan satwa liar di Facebook dengan menggunakan metode web scraping berbasis Python dan Selenium pada tiga grup Facebook yang aktif, kemudian dianalisis secara kuantitatif-deskriptif. Data diklasifikasikan berdasarkan jenis satwa, status perlindungan, harga, motif penjualan, dan lokasi penjual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok aves merupakan satwa yang paling banyak diperdagangkan, diikuti oleh herpetofauna dan mamalia, dengan aktivitas perdagangan terkonsentrasi di wilayah perkotaan serta memanfaatkan transaksi tertutup seperti COD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perdagangan satwa liar melalui media sosial berlangsung secara aktif dan berpotensi mempercepat tekanan terhadap populasi satwa di alam, sehingga diperlukan penguatan pengawasan digital, penegakan hukum, dan edukasi masyarakat sebagai upaya pencegahan berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603020008
Keyword
Facebook, Ilegal, Lampung, Perdagangan satwa liar