Karakterisasi Variasi Persentase High Density Polyethylen (HDPE) Virgin Sm5508 Dengan Campuran Recycle HDPE Berdasarkan Kekuatan Tarik Dan Kekuatan Bending
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi campuran High Density Polyethylene (HDPE) SM5508 virgin dengan HDPE recycle terhadap karakteristik kekuatan tarik dan kekuatan bending. Spesimen uji dibuat menggunakan metode injection molding pada temperatur leleh 250ºC dan temperatur cetakan 70ºC. Variasi campuran yang digunakan terdiri dari tiga variasi campuran (HDPE recycle: HDPE virgin), yaitu: 25%:75% (Variasi A), 50%:50% (Variasi B), dan 75%:25% (Variasi C). Pengujian menggunakan uji tarik yang mengacu pada standar ASTM D638 dan uji bending yang mengacu pada standar ASTM D790. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik rata-rata tertinggi dicapai oleh Variasi C sebesar 15,12 MPa, sedangkan kekuatan terendah terdapat pada Variasi B sebesar 14,09 MPa. Ketidaklinieran hasil uji tarik ini mengindikasikan bahwa komposisi material bukan satu-satunya faktor penentu, melainkan dipengaruhi oleh kemunculan void selama proses injection molding yang memicu konsentrasi tegangan yang menyebabkan kegagalan material terjadi lebih cepat. Sementara itu, pada uji bending, variasi A menghasilkan kekuatan lentur tertinggi sebesar 60,83 MPa, diikuti variasi C sebesar 58,13 MPa, dan variasi B sebesar 54,16 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa komposisi campuran HDPE virgin dan recycle masih berpengaruh terhadap kekuatan lentur material, namun kualitas pembentukan spesimen dan jumlah void yang terbentuk selama proses pencetakan tetap menjadi faktor penting yang mempengaruhi hasil pengujian mekanik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2603010005
Keyword
High Density Polyethylene (HDPE) Injection Molding Uji Tarik Uji Bending