EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI AIR TANAH DI KECAMATAN WAY PANJI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Seiring berjalannya waktu dan usia penggunaan kinerja JIAT di pertanian tadah hujan mengindikasikan adanya penurunan, baik secara fisik, efektivitas pemanfaatan, serta kelembagaan pengelola. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Way Panji untuk mengevaluasi kinerja JIAT melalui tiga indikator utama yang memiliki dampak langsung terhadap efektivitas dan keberlanjutan sistem irigasi, yaitu prasarana fisik, produktivitas tanam, dan kelembagaan P3AT. Digunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei dan kuesioner, serta didukung data wawancara. Analisis data didasari atas Peraturan Menteri PUPR No. 12/PRT/M/2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Hasil analisis menunjukkan, indikator prasarana fisik dengan nilai keseluruan 83,75 yang mengindikasikan kinerja sangat baik, infrastruktur yang ada dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya, meskipun terdapat kerusakan ringan akibat faktor usia, penggunaan, dan perawatan. Produktivitas tanam dengan nilai keseluruan 73,64 yang mengindikasikan kinerja cukup baik, perlu adanya peningkatan potensi dan maksimalisasi produksi melalui pemilihan varietas komoditas pertanian dengan nilai jual tinggi dipasaran serta penerapan pola tanam tiga kali dalam setahun. Kelembagaan P3AT dengan nilai 57,33 yang mengindikasikan kinerja cukup, perlu adanya upaya peningkatan pengalolaan lembaga melalui pendampingan dan kerjasama dengan pemerintah. Temuan penelitaian ini menggarisbawahi pentingnya pemeliharaan pada infrastruktur secara berkelanjutan, optimalisasi produktivitas tanam melalui pemilihan komoditas yang tepat, dan penguatan kelembagaan P3AT melalui pendampingan serta legalisasi sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan JIAT di Kecamatan Way Panji.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602230037
Keyword
Jaringan Irigasi Air Tanah Penilaian Kinerja Prasarana Fisik Produktivitas Tanam Perkumpulan Petani Pemakai Air Tanah