Pendekatan Illinois dalam Estimasi Cadangan Manfaat Asuransi Jiwa Dwiguna dengan Usia Pecahan dan Model Suku Bunga Vasicek
Fluktuasi suku bunga dan pendaftaran peserta asuransi pada usia pecahan merupakan tantangan bagi perusahaan asuransi di Indonesia karena berpotensi memicu ketidaktepatan perhitungan nilai cadangan manfaat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis peramalan tingkat suku bunga menggunakan model Vasicek serta menghitung nilai cadangan manfaat asuransi jiwa dwiguna dengan metode Illinois dengan asumsi usia pecahan Uniform Distribution of Death (UDD) dan model suku bunga Vasicek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Vasicek menghasilkan nilai MAPE sebesar 26,73% yang mengindikasikan bahwa model tersebut cukup baik untuk digunakan dalam meramalkan nilai suku bunga stokastik. Nilai cadangan manfaat asuransi jiwa dwiguna menggunakan metode Illinois menunjukkan peningkatan pada setiap pertambahan periode waktunya, dengan usia 20,5 tahun memiliki rata-rata persentase kenaikan tertinggi dibandingkan usia 40,5 tahun dan 60,5 tahun, yaitu sebesar 16,52%. Namun, nilai cadangan manfaat selama periode pertanggungan asuransi terbesar terjadi pada usia 60,5 tahun yang sejalan dengan adanya lonjakan rata-rata persentase peningkatan nilai premi bersih tahunan dari usia 40,5 tahun ke usia 60,5 tahun, yakni mencapai 36,94% akibat tingginya risiko kematian pada usia tersebut. Meskipun demikian, pada akhir masa pertanggungan, nilai cadangan manfaat untuk masing-masing usia sama dengan uang pertanggungan, yaitu sebesar Rp100.000.000.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200154
Keyword
Cadangan Manfaat Metode Illinois UDD Vasicek