Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat Antiepilepsi (OAE) Terhadap Kualitas Hidup Pasien Epilepsi Di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro
Epilepsi adalah penyakit saraf kronis yang umum di seluruh dunia, disebabkan oleh aktivitas neuron yang berlebihan atau sinkronisasi abnormal di otak. Penyakit ini berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Penggunaan obat antiepilepsi yang tepat dan kepatuhan pasien sangat penting untuk mengurangi frekuensi kejang dan meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu diperlukan kepatuhan pengobatan yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup penderita epilepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pengobatan antiepilepsi, kualitas hidup penderita epilepsi, dan hubungan kepatuhan penggunaan obat antiepilepsi terhadap kualitas hidup pasien epilepsi di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik (non experimental)
dengan pendekatan cross sectional. Data sampel diambil dengan teknik total sampling menggunakan kuesioner Adherence dan QOLIE-31 pada penderita epilepsi yang berusia ≥ 18 tahun dan diperoleh sebanyak 60 responden. Hasil menunjukkan, sebanyak 73,3% responden patuh terhadap penggunaan obat antiepilepsi dan 26,7% tidak patuh serta 63,3% responden memiliki kualitas hidup baik, sedangkan 36,7% responden memiliki kualitas hidup yang buruk. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Chi-Square yang menunjukkan hasil signifikan (P=0,000) sehingga terdapat hubungan antara kepatuhan penggunaan obat antiepilepsi terhadap kualitas hidup pasien Epilepsi di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2602200142
Keyword
Epilepsi QOLIE-31 kepatuhan Kualitas Hidup